Tawuran (Tugas 2 softskill : Ilmu sosial dasar)

Tawuran

Pengertian Tawuran

Tawuran adalah prilaku agresi dari seorang individu atau kelompok. Agresi itu sendiri diartikan sebagai suatu cara untuk melawan dengan sangat kuat, menyerang, membunuh atau menghukum orang lain,dengan kata lain agresi secara singkat didefinisikan sebagai tindakan yang dimaksudkan untuk melukai orang lain atau merusak milik orang lain.

Faktor penyebab tawuran:

Faktor Internal

  • Kurangnya pendidikan agama

Faktor internal yang paling besar adalah kurangnya pendidikan agama.  Jika pendidikan agama yang diberikan mulai dari rumah sudahlah bagus atau jadi perhatian, tentu anak akan memiliki akhlak yang mulia.

  • Pengaruh teman

Faktor lainnya yang ini masih masuk faktor internal adalah lingkungan pergaulan yang jelek.

 

Faktor Eksternal

  • Kurangnya perhatian orang tua.

Saat ini pendidikan anak sudah diserahkan penuh pada sekolah. Orang tua (ayah dan ibu) hanya sibuk untuk cari nafkah mulai selepas fajar hingga matahari tenggelam. Sehingga kesempatan bertemu dan memperhatikan anak amat sedikit. Jadinya, tempat curhat dan cari perhatian si anak adalah pada teman-temannya. Kalau yang didapat lingkungan yang jelek, akibatnya ia pun akan ikut rusak dan brutal.

  • Faktor ekonomi

Biasanya para pelaku tawuran adalah golongan pelajar menengah ke bawah. Disebabkan faktor ekonomi mereka yang pas-pasan bahkan cenderung kurang membuat membuat mereka melampiaskan segala ketidakberdayaannya lewat aksi perkelahia. Karena di antara mereka merasa dianggap rendah ekonominya dan akhirnya ikut tawuran agar dapat dianggap jagoan.

Cara Mencegah Tawuran

  • Bekali diri dengan pengetahuan agama sebanyak-banyaknya.
  • Pengawasan orang Tua
  • Mengikuti kegiatan tambahan di sekolah/ kampus
  • Jangan mudah terprovokasi
  • Pengawasan sekolah/ kampus

Pendapat saya:

Tawuran adalah tindakan sekelompok remaja untuk melukai, mencederai, membunuh, menyerang kelompok lain dengan sangat kuat.

Penyebab tawuran:

  1. Kurangnya sikap saling menghargai antar sesama.
  2. Sifat remaja yang masih labil.
  3. Kurangnya pengawasan orang tua/ lembaga pendidikan
  4. Solidaritas antara teman (salah pilih teman)

Solusi

1. Pendidikan agama

Pendidikan agama sangat penting, untuk mencegah tindak kekerasan.

2. Pengawasan orang tua

Pengawasan orang tua di rumah. Dengan menjalin komunikasi yang baik dengan anak, anak akan  merasa diperhatikan/ disayangi.

3. Pengendalian diri

Pentingnya pengendalian diri sendiri, kita dapat mengontrol emosi dan kejiwaan kita.

 

sumber:

http://www.kekal-indonesia.org/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=54

http://remajaislam.com/islam-dasar/akhlaq-mulia/210-faktor-penyebab-tawuran-kurangnya-didikan-agama-dan-perhatian-orang-tua.html

http://ruangfana.blogspot.com/2012/10/9-cara-efektip-mencegah-tawuran-antar.html#.UIKluNldjMw

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s